5 Cara Jualan Online Tanpa Modal dan Stok Barang di Shopee

Jualan online tanpa modal dan stok barang di Shopee sangatlah mungkin dilakukan. Dengan cara menjadi Dropship.

5 Cara Jualan Online Tanpa Modal dan Stok Barang di Shopee

Jualan online tanpa modal dan stok barang di Shopee sangatlah mungkin dilakukan. Dengan cara menjadi Dropship, kita bisa menjual produk meraka tanpa harus memikirkan stok barang dan juga modal untuk memulai usaha.

Jadi Apakah Jualan Online di Shopee Harus Stok Barang? tentu jawabannya tidak, karena dengan system Dropship kalian tidak perlu memiliki stok barang atau memikirkan pengepakan barang.

Kebanyakan dari kita bingung harus mulai dari mana, walau sudah banyak media online untuk belajar. Namun kabanyakan dari tutorial yang disediakan tidak berurutan, sehingga pemula sering bingung ditengah jalan dan berhenti.

Dan saat kita menemukan materi yang disediakan secara berurutan, kita harus mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membayar kelas premium tersebut.

Kalian Bisa Baca Artikel: 4 Tips Menjadi Star Seller Shopee.

Agar tidak bingung lagi kami akan akan bagikan 5 Cara Jualan Online Tanpa Modal dan Stok Barang di Shopee secara berurutan dan secara terstruktur sehingga mudah dipahami, sesuai dengan materi dasar kursus bisnis online secara gratis:

1. Memahami Dropship Berserta Sistemnya.

Kalian harus bisa memahami dulu tentang Dropship beserta sistemnya, kalian juga harus mengerti tentang resi dan macam-macam resi, cara setting toko online kalian, dan semua yang terkait tentang dasar-dasar jualan online dengan sistem dropship.

Pengertian Dropship dan Sistemnya.

Apa Itu Dropship? Secara garis besar Dropship adalah system jualan tanpa kalian harus menyediakan produk. Jadi kalian hanya perlu memasarkan produk orang lain.

Untuk lebih jelasnya, berikut skema dropship: 

  1. Kalian memcari siapa yang akan menjadi supplier, entah itu dari Marketplace lain, atau dari sumber yang kalian kenal.
  2. Setelah menemukan supplier yang cocok, kalian membuat toko di shopee. Lalu buat katalog barang yang akan kalian jual dan masukan harga dari supplier ditambah untuk yang diinginkan.
  3. Saat ada pembeli yang membeli barang melalui toko kalian, kalian hanya memesan barang dari supplier dengan harga asli barangnya(harga yang ditetapkan oleh supplier) dan minta supplier untuk mengirim ke alamat pembeli(bukan kealamat kalian).
  4. Dan kalian akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga dari toko supplier dan toko kalian.
  5. Dan pembeli menerima barang dari supplier dengan asumsi bahwa kalian adalah penjual tunggal, dan pembeli tiadk mengetahui bahwa barang itu dikirim melalui supplier.

Dengan sistem inilah kalian masih bisa berjualan tanpa harus memiliki stok barang.

Pengertian Resi dan sistem Resi.

Resi adalah tanda terima yang berisikan kode unik yang terdiri dari huruf dan angka dan dikeluarkan oleh pihak ekspedisi sebagai bukti bahwa barang sudah dikirim.

Resi ini juga berguna untuk melacak barang konsumen yang sedang dikirim.

Dalam prakteknya terdapat dua sistem resi yang digunakan Resi manual dan Resi Automatis.

Resi Manual adalah Resi yang dimasukan secara manual ke Marketplace, setelah kita mengirim barang dan mendapatkan Bukti Pengiriman dari pihak Ekspedisi.

Sistem ini mengharuskan kalian untuk membayar pengiriman ditempat Ekspedisi.

Sedangakan Untuk Resi Automatis adalah Resi yang didapat dari Marketplace, dan kita tidak perlu lagi memasukan No. Resi dalam Marketplace.

Sistem ini tidak mengharuskan kalian untuk bayar biaya pengiriman, karena sudah dimasukan dalam sistem Marketplace. Jadi kalian hanya perlu menempel kertas Resi yang diberikan oleh Marketplace dan memberikannya ke kantor kurir yang tertera di Resi tersebut. 

Namun, untuk sistem Resi Otomatis ini sudah tidak bisa digunakan antar Marketplace. Jadi saran kami lebih baik mencari supplier yang kalian kenal, atau bisa juga menghubungi penjual via aplikasi chat seperti Whatsaap, Telegram dan lainya.

2. Memahami Struktur Shopee dan Karakteristik Pembeli.

Agar toko yang kalian buat di Shopee dapat dilihat oleh pembeli, kalian harus memahami struktur dari Shopee itu sendiri, selain itu kalian juga harus memahami karakteristik pembeli dan meriset barang yang sedang banyak dicari pembeli serta semua hal yang terkait tentang pemahaman Marketplace terkhus Shopee.

Jadi simplenya setelah kalian paham tentang system Dropship selanjutnya kalian harus memahami barang apa yang cepat laku di Shopee. Misalnya di Shopee produk dengan katagori Fashion akan cepat laku.

3. Menemukan Produk Yang Menguntungkan.  

Dalam tahap ini kalian harus bisa memahami cara menemukan produck yang terbaik, suplayer terbaik, dan membaca peluang trend kedepan. Kalian bisa menemukan suplayer terbaik dengan membandingkan harga di Shopee.

Dan untuk membaca peluang trend kedepan kalian, bisa meriset sendiri sesuai dengan keadaan, misalnya dipengakhir musim panas kalian biasa jualan payung untuk persediaan pada waktu musim hujan.

Kalian juga bisa menggunakan Tools secara gratis untuk meriset peluang trens, seperti google trends, google keyword planner dan lainnya.

4. Melakukan Eksekusi

Ini merupakan tahap teknis cara menjual produk yang sudah kalian riset agar barang kalian dibeli oleh konsumen. Tahap ini lebih menekankan pada Branding, Marketing Marketplace dan cara service konsumen yang baik dan benar.

Di tahap ini kalian sudah harus mempunyai target penjualan, Agar target kalian tercapai tentu kallian membutuhkan waktu dan tenaga serta keseriusan dalam berjualan.

5. Mengevaluasi Eksekusi

Di tahap terakhir ini kalian harus mengevaluasi dari eksekusi yang sudah kita lakukan. Seperti evaluasi hasil iklan, mengevaluasi tindakan marketing yang sudah kita lakukan, dan juga service yang kita berikan kepada pelanggan.

Itulah 5 Cara Jualan Online Tanpa Modal dan Stok Barang di Shopee. Dengan cara yang kami berikan, kalian sudah bisa memulai berjualan barang kalian di Shopee.

Kami mengharapkan dengan 5 cara jualan online tanpa modal dan stok barang di shopee ini, kalian bisa berjualan online dan menghasilkan orderan setiap harinya. selamat jualan.